JAKARTA - Memasuki hari pertama puasa Ramadan, Kamis, 19 Februari 2026, perhatian masyarakat tidak hanya tertuju pada aktivitas ibadah dan penyesuaian pola konsumsi, tetapi juga pada kelancaran mobilitas harian.
Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu faktor penting yang menunjang aktivitas tersebut, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan pada awal bulan suci.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pengisian BBM berlangsung normal sejak pagi hari. Sejumlah SPBU terpantau melayani konsumen seperti biasa, tanpa antrean signifikan. Meski demikian, terdapat perbedaan kondisi pasokan antar penyedia BBM, khususnya pada produk bensin dengan angka oktan tinggi.
Distribusi BBM Pertamina Tetap Normal di Hari Pertama Puasa
Di jaringan SPBU Pertamina, distribusi BBM dilaporkan berjalan lancar. Seluruh produk, baik BBM bersubsidi maupun non-subsidi, tersedia dan dapat diakses masyarakat tanpa kendala. Konsumen tidak perlu khawatir terhadap stok, karena pasokan dinyatakan aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian.
Harga BBM Pertamina juga masih berada pada level stabil, mengikuti penyesuaian yang telah berlaku sejak awal Februari 2026. Tidak ada perubahan harga baru pada hari pertama puasa ini, sehingga masyarakat dapat merencanakan pengeluaran transportasi dengan lebih pasti.
Shell V-Power Habis, Shell Super Tersisa Terbatas
Kondisi berbeda terjadi pada jaringan SPBU Shell. Berdasarkan pantauan, Shell V-Power dilaporkan habis di seluruh Indonesia. Sementara itu, Shell Super hanya tersedia secara terbatas di beberapa wilayah tertentu, seperti Lamongan dan Mojokerto. Di luar wilayah tersebut, produk bensin Shell nyaris tidak ditemukan.
Adapun produk yang masih tersedia di sejumlah SPBU Shell adalah Shell Diesel. Situasi ini membuat pengguna kendaraan berbahan bakar bensin dengan kebutuhan RON tinggi harus beralih ke produk lain yang masih tersedia di pasaran. Meski demikian, secara umum pergerakan harga BBM non-subsidi nasional masih tergolong terkendali sembari menunggu perkembangan pasar global dan kebijakan energi nasional.
Daftar Harga BBM Pertamina per 19 Februari 2026
Berikut harga BBM Pertamina di wilayah Pulau Jawa per 19 Februari 2026:
Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
Biosolar (CN 48): Rp6.800 per liter
Pertamax (RON 92): Rp11.800 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp12.700 per liter
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp12.450 per liter
Dexlite (CN 51): Rp13.250 per liter
Pertamina Dex (CN 53): Rp13.500 per liter
Harga ini menjadi acuan utama bagi konsumen di wilayah Jawa dan Bali, serta mencerminkan stabilitas harga BBM di awal Ramadan.
Harga BBM Shell, BP, dan Vivo per 19 Februari 2026
Shell Indonesia tercatat menurunkan harga BBM pada awal bulan ini dengan koreksi antara Rp80 hingga Rp760 per liter dibandingkan periode sebelumnya. Berikut daftar harga BBM Shell:
Shell Super (RON 92): Rp12.050 per liter
Shell V-Power (RON 95): Rp12.500 per liter
Shell V-Power Nitro+ (RON 98): Rp12.720 per liter
Shell V-Power Diesel (CN 51): Rp13.600 per liter
Sementara itu, jaringan SPBU BP-AKR juga menyesuaikan harga sejak awal Februari dengan penurunan Rp260 hingga Rp690 per liter:
BP 92 (RON 92): Rp12.050 per liter
BP Ultimate (RON 95): Rp12.500 per liter
BP Ultimate Diesel (CN 53): Rp13.600 per liter
Adapun SPBU Vivo mengikuti tren penurunan harga dengan kisaran Rp10 hingga Rp650 per liter:
Revvo 92 (RON 92): Rp12.050 per liter
Revvo 95 (RON 95): Rp12.500 per liter
Diesel Primus Plus (CN 51): Rp13.610 per liter
Harga BBM Pertamina di Seluruh Wilayah Indonesia
Mengacu pada penyesuaian harga per 1 Februari 2026, Pertamina menurunkan harga BBM non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia, sementara harga BBM bersubsidi tetap tidak berubah. Penyesuaian ini berlaku di Sumatera, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku dan Papua, dengan variasi harga menyesuaikan biaya distribusi dan wilayah.
Sebagai contoh, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter di seluruh Indonesia, sementara Pertamax berada di kisaran Rp11.100 hingga Rp12.400 per liter tergantung wilayah. Untuk BBM diesel non-subsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex, harga berkisar antara Rp12.350 hingga Rp14.100 per liter.
Penyesuaian harga dan kondisi ketersediaan BBM ini mencerminkan respons sektor energi terhadap dinamika pasar dan kebijakan yang terus berkembang. Di tengah awal Ramadan, stabilitas pasokan dan harga BBM menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat sekaligus mendukung daya beli di sektor transportasi dan logistik.